Hari ini berjalan biasa saja, nggak ada kejadian yang terlalu spesial. Tapi sorenya, saya, istri, dan bocil memutuskan buat mampir ke festival kuliner yang diadakan di SD Al Irsyad.

Cuaca sore itu agak mendung, dan feeling saya bilang pasti bakal hujan. Eh, bener aja! Begitu sampai di parkiran, gerimis mulai turun. Untungnya kami bawa payung, jadi tetap bisa lanjut masuk ke area festival tanpa kebasahan.

Suasana di dalam cukup ramai, banyak stand makanan berjajar dengan aroma yang menggoda selera. Istri langsung tertarik beli cream milk, lalu lanjut ke kedai nasi briyani. Sementara itu, bocil menemukan sesuatu yang menarik perhatiannya: jelly sate, alias jelly warna-warni yang ditusuk layaknya sate. Saya sendiri penasaran sama wonton yang tampilannya menggiurkan, jadi ikut beli buat dicoba.



Setelah puas berkeliling dan belanja makanan, kami bersiap pulang. Tapi di perjalanan, istri tiba-tiba kepengin cimol. Yaudah, mampir dulu ke penjual cimol. Bocil yang melihat jajanan berbentuk unik langsung ikutan minta beli kue dengan gambar di atasnya. Yang bikin lama, om penjualnya mesti menggambar satu per satu, jadi kami harus sabar menunggu.





Akhirnya, kami sampai di rumah menjelang waktu berbuka. Hari ini menunya sederhana tapi tetap nikmat: udang bumbu sambel dan ati ayam bumbu sambel. Nggak ada gorengan, tapi siapa yang butuh gorengan kalau udah ada lauk seenak ini? Ramadan hari kedelapan pun ditutup dengan perut kenyang dan hati senang.